Rencana pemindahan Bandara Polonia Medan ke kawasan Kuala Namu Deli Serdang pada 2013 mendatang dikhawatirkan akan mengakibatkan hampir 80% perusahaan jasa pengiriman barang lewat jalur udara akan tutup. Ketua Asosiasi Pengiriman Barang Indonesia (Asperindo) Sumatera Utara, Eka Tarigan mengatakan, dari 75 perusahaan pengiriman barang lewat jalur udara yang menjadi anggota Asperindo, 80% diantaranya merupakan perusahaan yang berskala kecil dan dimiliki oleh keluarga. Sehingga untuk dilakukan merger atau penggabungan sangat kecil kemungkinan dilakukan.
Ketua Asperindo Eka Tarigan juga mengatakan, kekhawatiran tutupnya perusahaan pengiriman barang ini disebabkan biaya operasional yang harus dikeluarkan perusahaan akan semakin tinggi. Sementara untuk menaikkan tarif pengiriman sangat sulit dilakukan. Karena saat ini menurut Eka Tarigan, tarif yang mereka kenakan jauh lebih mahal dari jasa pengiriman barang lewat jalur darat.
Saat ini, Asperindo menetapkan tarif di atas 10.000 untuk pengiriman barang keluar kota Medan. Padahal tarif pengiriman barang lewat jalur darat hanya Rp2.000,- hingga Rp3.000,-/kg.
(Tim Newspool/ JS)