Pemerintah Ambil Jatah Gas PT PLN Untuk Atasi Krisis Gas Bagi Industri di Sumatera Utara
Pemerintah melalui Nenteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, menjanjikan akan mengalokasikan jatah gas untuk menghidupkan pembangkit listrik milik PLN akan dialihkan ke PT Perusahaan Gas Negara. Janji pengalihan alokasi gas jatah PT PLN itu menurut Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho sudah disampaikan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan sejak dua bulan lalu, pasca pembatalan pembangunan floating storage regasification unit di Belawan. Pempropsu menurut Gatot Pujonugroho menyambut positif pengalihan alokasi gas itu. Saat ini, pihaknya sedang menunggu waktu pelaksanaan pengalokasian jatah gas tersebut.
Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho mengatakan, pengalihan alokasi jatah gas milik PT PLN sebesar 5 atau 6 million metric standard cubic feet per day (mmscfd) bisa mencukupi kebutuhan gas di Sumatera Utara yang mencapai 17 million metric standard cubic feet per day (mmscfd).
Sementara itu, Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Hendi Prio Santoso mengatakan, sudah ada pembicaraan dengan Direktur Utama PT PLN. Saat ini, pihaknya akan melanjutkan pembahasan di tingkat tim teknis dan tim kerja. Dengan adanya arahan dari Menteri Negara BUMN, Hendi optimis pengalihan jatah gas itu bisa berjalan dengan lancar.
Sebelumnya Sekretaris Perusahaan PT PGN Heri Yusup mengatakan, pihaknya juga sudah meminta pemerintah untuk mengalokasikan gas dari sejumlah sumber gas yang ada didekat Sumatera Utara untuk memenuhi kebutuhan gas di Sumatera Utara.
(Tim Newspool/ JS)